Panduan Instalasi Joomla 1.6

panduan instalasi joomla 1.6

Joomla 1.6

Senin, 10 Januari 2010 lalu Joomla 1.6 resmi dirilis ke permukaan dengan tag line “Joomla 1.6 Has Arrived” dan terdapat beberapa rilis resmi versi lokal untuk beberapa negara, dan indonesia termasuk di dalamnya dengan tag line “Joomla 1.6 Telah Datang”.

Meskipun telat 2 hari saya tidak ingin meninggalkan momen ini begitu saja, uji coba pertama yang akan saya lakukan adalah tahapan instalasi, tentunya tujuannya adalah ingin merasakan secara langsung apa sih perbedaan yang ditampilkan pada versi 1.6 ini.

Bagi yang tidak ingin melakukan instalasi Official Joomla website juga menyediakan demo live yang dapat langsung dicoba dengan cuma-cuma, langsung saja menuju url berikut : http://demo.joomla.org/Tahapan-tahapan instalasi sebagai berikut, semoga dapat mudah diikuti :

Hal pertama yang harus disiapkan adalah “Local Web Server” saya menggunakan Xampp, silahkan anda sesuaikan dengan versi anda masing-masing.

Tahapan Instalasi

  1. Unduh kode sumber joomla 1.6 dari http://joomla.org
  2. Ekstrak ke folder utama web server anda dan beri nama dengan folder anda masing-masing (misalnya “joomla”)
  3. Akses url http://localhost/joomla untuk tahapan pertama instalasi joomla 1.6 akan muncul halaman pilihan bahasa. Klik saja Next
  4. Setelah menekan tombol “Next” maka akan tampil halaman pemeriksaan requrement minimal instalasi joomla 1.6, biasanya jika ada persyaratan yang berwarna merah, berarti harus dipenuhi. Tapi tenang, XAMPP telah memenuhi syarat kok.
  5. Halaman selanjutnya adalah persetujuan lisensi Joomla 1.6. Joomla 1.6 menggunakan lisensi GPL yang mengijinkan siapapun untuk merubah, dan mendistribusikan joomla 1.6 secara bebas. Jika sudah anda baca langsung saja tekan tombol “Next”
  6. Konfigurasi Database. Berbeda dengan versi sebelumnya, Joomla 1.6 telah mendukung MySQLi yang menurut beberapa developer web berpengalaman jika anda menggunakan MySQLi maka joomla akan lebih ringan dibandingkan jika anda menggunakan tipe database MySQL saja. Beberapa sumber berikut dapat anda jadikan referensi untuk memilih tipe database apa yang sebaiknya anda gunakan http://www.joomlaxe.com/article/62-use-mysql-or-mysqli-for-your-joomla.html atau http://forum.joomla.org/viewtopic.php?p=2371902 dalam ujicoba instalasi kali ini saya memilih tipe database “MySQLi”
  7. Konfigurasi FTP. Tahapan ini umumnya akan langsung dilewati begitu saja oleh banyak pengguna joomla, karena banyak yang melewati saya juga melewatinya saja. Jika ingin diisi bisa saja, asalkan anda punya akun FTPnya. Untuk localhost, abaikan saja.
  8. Main Configuration. Halaman ini menampilkan konfigurasi utama joomla 1.6 anda, adapun perbedaan dengan versi 1.5 adalah anda dapat merubah admin username. Jika pada joomla 1.5 setiap kali melakukan instalasi kita selalu dipaksa untuk menggunakan user admin, Joomla 1.6 telah diperbaiki dengan memberikan kebebasan bagi para pengguna untuk memilih admin username sesuai dengan keinginan pengguna. Pilihan ini juga baik demi keamanan website joomla anda. Jika anda ingin menggunakan sampel data bawaan Joomla 1.6 klik tombol “Install Sample Data”
  9. Instalasi Selesai. Setelah anda mengisi konfigurasi utama dan meng-klik Next, maka tahapan instalasi Joomla 1.6 telah berhasil anda lalui dengan baik. Langkah berikutnya anda harus menghapus folder “installation” yang ada pada folder Joomla 1.6 anda.

Sekilas Fitur Baru Joomla 1.6

More SEO Friendly
Seperti slogan Joomla 1.6 “More SEO” memang default Joomla 1.6 sudah menggunakan SEO Friendly url, hanya saja urlnya tetap masih belum langsung merubah seperti judul artikel yang kita buat, namun jangan khawatir, anda dapat merubahnya nanti pada halaman administrator –> Global Configuration.

Tema Baru Administrator
Satu hal yang menurut saya kurang adalah tampilan halaman Admin Joomla 1.6 yang tidak mengalami perubahan banyak dibandingkan dengan Joomla 1.5, padahal banyak sekali pengembang template profesional yang dapat berpartisipasi untuk hal ini.

Template Yang Fleksibel
Template baru Joomla 1.6 lebih fleksibel. Meskipun fleksibel jangan kaget jika anda punya banyak koleksi template Joomla 1.5 yang tidak bisa langsung dengan mudah anda gunakan pada Joomla 1.6, karena ada beberapa perubahan yang harus anda lakukan agar template Joomla 1.5 anda dapat digunakan pada Joomla 1.6, sumber berikut mungkin dapat membantu anda : http://docs.joomla.org/Tutorial:Upgrade_Joomla_1.5_Template_to_Joomla_1.6

Terakhir saya salut kepada seluruh pengembang Joomla yang selalu memberikan yang terbaik kepada seluruh dunia, semoga dengan Joomla 1.6 ini akan lebih meramaikan dunia pengembangan website

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

Artikel Terbaru

Fitur Web Desain LombokMedia

Keuntungan yang anda dapatkan saat men-desain website di LombokMedia:

  • Layanan All in One
    Domain, Hosting, Design, SEO, Maintenance
  • Desain Khusus
    Dijamin tidak ada yang sama
  • Panduan Mengelola Website
  • Basic SEO
    Jaminan listing di Major Search Engine
  • Pengerjaan relatif cepat
    Maksimal 2 Minggu Website sudah Online
  • Support 30 hari